Taman Kanak-Kanak (Kindergarten)

Usia 4 hingga 6 tahun adalah masa di mana rasa ingin tahu anak sedang meledak hebat. Mereka bukan lagi sekadar pengamat, melainkan penjelajah aktif yang siap memecahkan masalah.

Di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) Rumah Sekolah Cendekia, kami memfasilitasi transisi mulus dari “bermain murni” menuju “belajar terstruktur”. Di sini, konsep akademik diperkenalkan bukan melalui hafalan kaku, melainkan melalui pengalaman nyata yang memantik logika dan kreativitas.

Pendekatan Kami: Lebih dari Sekadar Calistung

Banyak orang tua khawatir tentang kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (Calistung). Di Rumah Sekolah Cendekia, kami tidak melakukan drilling yang membebani.

Sebaliknya, kami membangun Kematangan Konsep. Anak-anak belajar matematika melalui takaran saat memasak atau berbelanja di pasar peran. Mereka belajar literasi melalui storytelling dan menceritakan kembali pengalaman mereka.

Kami percaya, ketika anak mencintai proses belajarnya (Learning to Learn), kemampuan akademik akan tumbuh dengan pesat dan alami.

Our Programs

Filosofi Kami

Belajar Melalui Bermain (Learning by Playing)

Pada usia emas ini (2-4 tahun), dunia anak adalah dunia bermain. Bagi kami, bermain bukanlah aktivitas pengisi waktu luang, melainkan “pekerjaan” paling serius dan metode belajar paling efektif bagi mereka.

Kurikulum Kelompok Bermain kami berpusat pada pendekatan Learning by Playing dan Learning Integrated. Kami tidak membebani anak dengan tuntutan akademis dini, melainkan menstimulasi seluruh indera mereka melalui aktivitas yang menyenangkan dan bermakna.

Setiap sudut ruangan dan setiap kegiatan dirancang untuk memicu rasa ingin tahu alami mereka.

Integrasi 7 Pilar Leadership di Tingkat TK

Kurikulum TK kami mengintegrasikan 7 Pilar Leadership secara lebih mendalam ke dalam aktivitas sehari-hari:

Tumbuh Kembang Sosial & Emosional (Getting Along with Others)

Ini adalah kali pertama banyak anak belajar berbagi ruang dan perhatian. Kami membimbing mereka untuk:

  • Bermain berdampingan dan mulai berinteraksi dengan teman sebaya.
  • Mengenali dan mengekspresikan emosi dasar mereka (senang, sedih, marah) dengan cara yang sehat.
  • Belajar konsep berbagi dan bergantian secara bertahap.

  • Kemandirian Dasar (Managing & Understanding Self)

    Kami melatih kemandirian sederhana agar anak merasa percaya diri dengan kemampuannya sendiri:

  • Belajar toilet training (dengan pendampingan penuh kasih).
  • Mengenakan dan melepas sepatu atau tas sendiri.
  • Bertanggung jawab membereskan mainan setelah digunakan.

  • Keterampilan Komunikasi (Communicating)

    Kami merangsang kemampuan berbahasa anak melalui:

  • Sesi bercerita (storytelling) yang interaktif.
  • Lagu dan gerak tubuh.
  • Mendorong anak untuk mengungkapkan keinginan dan kebutuhannya melalui kata-kata, bukan tangisan.

  • Perkembangan Fisik & Motorik (Learning by Doing)

    Kami menyediakan ruang yang aman bagi mereka untuk bergerak aktif:

  • Motorik Kasar: Berlari, melompat, menari, dan bermain di area outdoor untuk menguatkan otot besar.
  • Motorik Halus: Meronce manik besar, bermain playdough, mencoret-coret, dan aktivitas sensori untuk persiapan keterampilan menulis di masa depan.

  • Lingkungan & Pendidik Kami

    Guru adalah orangtua bagi anak di sekolah

    Di Kelompok Bermain, peran guru (fasilitator) kami lebih dari sekadar mengajar; mereka adalah pengasuh yang hangat. Dengan rasio guru dan murid yang kecil, kami memastikan setiap anak mendapatkan perhatian personal yang mereka butuhkan.

    Kami mengutamakan kesabaran dan keikhlasan dalam mendampingi setiap proses unik anak, memastikan mereka merasa aman, diterima, dan bahagia setiap kali datang ke sekolah.